Kamis, 09 Oktober 2014

Cukup samapai disini.


Lewat sebuah kata "maaf"
rautmu menyisakan ragu
meski ku tau sebetulnya tak begitu
"tak mengapa" kataku pilu
mencoba tetap berdiri tegak didepan mu
bahkan.. aku mencoba tuk tersenyum
walau hatiku luar biasa perih
dan tubuhku bergetar menunggu tumbang..

"aku doakan kau temukan seseorang yg lebih baik dr aku.." katamu
anggukan ku pelan, "begitupun kamu" kataku
 
lalu aku menunduk

berusaha menyembunyikan air mata itu

"kamu menangis?" kau bertanya

"tentu saja tidak" jwb ku

lalu ku tegakkan kepalaku berusaha memantapkan diri.


namun air mata itu tak tertahankan,

dan kau pun melihat jelas air mata itu.

HH, akhirnya kau tau aku terluka

"tadi kau bilang tidak" katamu

aku hnya tersenyum simpul :-)

-------------------------------------¤¤¤-----------------------------------

Yaa.. cukup sampai disini!

aku seperti kehilangan kaki untuk berdiri saat itu, 
aku seperti kehilangan mata untuk melihat saat itu. 
begitu perih rasaku melihat sikapmu.. 
berulang kali ku katakan, "jangan sakiti aku, aku bisa pergi...."

namun kau hanya mengangguk pelan seakan tak perduli.



Yaa.. kini aku tersadar,

hubungan ini sudah tak sehat lg. 
mungkin kamu memang bukan pemilik tulang rusukku. 
Aku sadar ituu...

yang aku tau, janji & impian kita tak mungkin lg bisa terwujud...

yang aku tau semua hal yg dulu manis, 
kini berubah mnjadi sangat menyakitkan...

pdahal sudah ku gantungkan sluruh harapanku pdamu, 
walau kadang terkesan hti ini mengiba atas cintamu.. 
sbnrnya bukan itu, tp karna aku ingin kamu merubah sikapmu. 



Tapi entahlah, mungkin memang semua ini hrs berakhir sampai disini.. 
kini ku mantapkan hati, tuk musnahkan semua mimpi...

dan berjanjilah,

tak akan ada lg aku yg selanjutnya...

cukup aku, cukup aku yg merasakan perih ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

catatan ku :) Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review