Bahagia itu sederhana, kata kebanyakan orang.
Yah, mungkin, begitu sederhana.
Ketika engkau bisa tersenyum disela tangismu, disela marahmu, bahagia itu kau rasa.
Ketika melihat seorang tersenyum, kau pun bahagia.
Ketika termenung, dan seorang menyapamu dengan senyum, kau pun bahagia.
Ketika engkau masih terbangun pagi ini dan melihat matahari, kau merasa bahagia.
Yah, bahagia itu sederhana, ketika kau bisa mengembangkan senyum dalam situasi apapun yang kau rasakan.
Begitu Agungnya Sang Pengatur rasa, hingga dalam duka, amarah, Dia menyisipkan senyum diantaranya.
Walau kadang kita makhluk-Nya, tak bisa membedakan batas suka dan duka, karena begitu tipisnya batas itu.
Bahagia itu ternyata sederhana.
TUHAN, terima kasih.
#catatan kecil tuk yang bersedih
Read More..
Yah, mungkin, begitu sederhana.
Ketika engkau bisa tersenyum disela tangismu, disela marahmu, bahagia itu kau rasa.
Ketika melihat seorang tersenyum, kau pun bahagia.
Ketika termenung, dan seorang menyapamu dengan senyum, kau pun bahagia.
Ketika engkau masih terbangun pagi ini dan melihat matahari, kau merasa bahagia.
Yah, bahagia itu sederhana, ketika kau bisa mengembangkan senyum dalam situasi apapun yang kau rasakan.
Begitu Agungnya Sang Pengatur rasa, hingga dalam duka, amarah, Dia menyisipkan senyum diantaranya.
Walau kadang kita makhluk-Nya, tak bisa membedakan batas suka dan duka, karena begitu tipisnya batas itu.
Bahagia itu ternyata sederhana.
TUHAN, terima kasih.
#catatan kecil tuk yang bersedih
Home

