Pada hujan sore ini kubercerita, bahwa cinta itu tidak ada. Cinta pada manusia hanya perasaan takut kecewa. Cinta pada manusia hanya cemburu, saat tau yang dicinta tidak apa-apa tanpa cintanya. Cinta pada manusia hanya ketidakberanian menatap wanita lain, sampai harus terpaku pada nama itu saja.
Pada hujan sore ini kubercerita, bahwa cinta itu tidak abadi. Tapi kekhawatiran dan menyesal-lah yang lebih abadi. Kata "aku mencintaimu selamanya," hanya serpihan angin lalu atau oase bagi pengembara. Setiap manusia memiliki fikiran untuk mendapatkan lebih baik. Dan kata cinta hanya sebagai baju hangat saat tak ada selimut tebal di sejuknya cuaca malam. Sehingga akan ada yang namanya cinta yang dingin, kedinginan sebab tidak terbalas.
Pada hujan sore ini kuberitau, dua insan yang sedang dilanda cinta hanya akan berusaha menampilkan segala sisi baiknya, berusaha menjauhi sisi buruknya, sekali waktu berusaha menghilangkanya. Saat tidak mampu menyembunyikannya, maka disaa itulah cinta akan musnah. Dan cinta hanya akan berujung dengan kata "sudah".
Hujan sore ini, akan kah sampai malam ?. Aku akan terus mengayunkan penaku ini padamu. Sampai kau bosan mendengar ocehanku tentang cinta.
Pada hujan sore ini, cinta itu seperti main dam-batu, menyimpan kartu batu yang baik untuk masa depan, hingga saat tepat meletakkannya di tempat yang memenangkan hati. Cinta juga seperti emosi yang meledak-ledak. Tidak menerima kalau diasingkan, tidak tahan kalau diacuhkan, dan akan marah pada sekitar, melampiaskan pada hal-hal yang bisa meredam emosi.
Hujan yang menetes mesra di luar sana, kuberitau kau cinta itu juga sering dibarengi was-was. Perasaan tidak nyaman yang datang tiba-tiba. Gundah, semua jadi serba salah. Laksana buah simalakama, dimakan mati, jika tidak akan kelaparan.
Wahai hujan sore ini, tidak maukah kau bercerita padaku tentang perasaanmu tentang cinta. Persis saat kutidak menghiraukanmu lagi, saat ku tau ada harapan yang harus kukejar. Ada panggilan yang harus kudengarkan. Apakah perasaan yang kurasakan saat itu adalah "cinta" ?. Saat harus mengalah, mundur secara teratur. Menghilang dan diam. Apakah itu cinta ?.
Sepertinya itu bukan cinta. Tapi satu kata yang disebut "sayang". Sayang akan lebih banyak mengalah. Iya. Tidak apa-apa. Im good. Sennyuman. Sebuah pengorbanan. dan tetes bening yang keluar dari lacrimalis.
Pada hujan sore ini kukatakan, dalam hati ini terbelunggu cinta. Semua kata cinta yang telah kuberitau sebelumnya, aku sudah larut di dalamnya. Mengalahkan kata sayang yang pernah kupelihara dalam hatiku. Padamu hujan sore ini, kuingin melepaskan selimut cinta ini, meski kuharus kedinginan, aku tidak apa-apa. Kuingin merengkuh kembali kata sayang dalam jiwaku. Sebab dulu kupernah memilikinya, dan kuingin kata sayanglah yang menjagaku, yang akan membimbingku pada kemenangan hati.

free music at divine-music.info
About Me
- Wulan Tri Astuti
- perempuan sederhana yang memiliki banyak keinginan :). tetap menjadi diri sendiri.
About This Blog
dalam setiap keindahan, akan ada mata yang slalu memandang.
dalam setiap kebenaran, slalu ada telinga yang mendengar.
dalam setiap kasih, slalu ada hati yang menerima.
dalam setiap ketulusan, slalu ada kebahagiaan :D
dalam setiap kebenaran, slalu ada telinga yang mendengar.
dalam setiap kasih, slalu ada hati yang menerima.
dalam setiap ketulusan, slalu ada kebahagiaan :D
Blog Archive
Labels
- Artikel (1)
- cuhatanku (5)
- Puisi (2)
- renungan (4)
- sharing ilmu (1)
Popular Posts
-
Pada hujan sore ini kubercerita, bahwa cinta itu tidak ada. Cinta pada manusia hanya perasaan takut kecewa. Cinta pada manusia...
-
Aku mencintamu bahkan lebih besar dari yang kau tahu.”kata matahari. “ Meskipun aku adalah hujan?” “Ya,meskipun kau adalah hujan dan sudah...
-
Teruntuk seseorang yang pernah ku sakiti... Teruntuk seseorang yang pernah kecewa dengan tingkahku selama ini, Untuk dia terus berdiam dir...
-
udah lama ga buka blog niihh,, mau coba posting lagi ahh :)
Jumat, 15 Februari 2013
Di Dalam Hati Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Home
Tidak ada komentar:
Posting Komentar