Sabtu, 21 Desember 2013

Ya Allah, jagalah dia untukku

" Ku serahkan penjagaannya kepada-Mu ya Allah, kerana kepada-Mu lah hamba berserah diri. Selagi dia belum halal untukku. Selagi dia masih menjadi asing bagiku..."

Ya Allah, 
Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku.
seorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu.
seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua dihatinya setelah Engkau.
seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk-Mu dan keluarganya.
wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah penting.
yang paling penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau,
dan memiliki keinginan untuk meneladani sifat-sifat-Mu yang Agung.
dan dia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup,
sehingga hidupnya tidak sia-sia.
seseorang yang memiliki hati yang bijak bukan hanya otak yang cerdas.
seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.
seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah. 
seseorang yang mencintai aku bukan karena kecantikkanku tetapi karena hatiku.
seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi.
seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika berada disebelahnya.
aku tidak meminta seorang yang sempurna.
namun aku meminta seorang yang tidak sempurna, 
sehingga aku dapat membuatnya sempurna dimata-Mu.
aeorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.
seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.
seorang pria yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.
seorang pria yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.
Amin. (˘ʃƪ˘)

Read More..

Selasa, 17 Desember 2013

Meski Kamu Masih Misteri...

      Jodoh memang misteri. Ya, aku sepakat dengan hal itu. Karena rangkaian hidup ini adalah sebuah misteri panjang, yang tak pernah dapat ditebak secara akurat oleh siapapun. Termasuk salah satunya adalah jodoh. Sebagai manusia biasa, jatuh cinta, tertarik pada seseorang dan akhirnya lahirlah emosi-emosi tertentu seperti rindu, cemburu, malu, dan sebagainya adalah hall yang sangat wajar.
      Aku pun demikian. Sebagai manusia normal aku juga pernah jatuh cinta dan memendam harapan pada seseorang. Secara logika aku paham dan sangat mengerti bahwa tak ada yang pasti pada hari esok termasuk apakah nantinya jodohku adalah dia yang ku harapkan atau orang lain. Namun terkadang pikiran matematis manusia sering berhitung, bahwa peluang seseorang yang kita cintai menjadi jodoh kita adalah 50% dan peluang untuk tidak menjadi jodoh kita pun 50%. Itu mungkin yang membuat kadang-kadang seseorang sering memelihara harapan pada orang yang dicintainya, meski dia tau persis bahwa tak ada yang menjamin jodohnya kelak. 
      Setelah mengalami banyak pengalaman panjang, tentang segala hal yang tak pasti, tentang manusia yang tak pernah stabil baik iman maupun aspek psikologislainnya, aku semakin yakin bahwa segala hal yang ada didunia ini akan senantiasa berubah dan tak ada yang abadi. Mungkin saat ini kita tertarik pada seseorang dengan karakter A, namun bisa jadi besok kita lebih tertarik pada seseorang dengan tipe B, dan sebagainya. Semua berubah dengan seiring bertambahnya pengalaman dan pengetahuan seseorang akan suatu hal. Atau bisa jadi sekarang kita menyukai seseorang karena sifat tertentu yang ada pada dirinya, namun ternyata esok kita tak lagi menemui  karakter yang kita kagumi yang pernah ada pada diri orang tersebut. Maka rasa tertarik, simpatik, atau mungkin cinta itu pun bisa hilang. Mungkin itulah yang menyebabkan kenapa jodoh itu begitu misteri, tak bisa ditebak dengan akurat. Karena manusia tak pernah tak berubah, karena waktu membuat manusia berubah setiap saat, karena manusia itu hidup secara dinamis dan berkembang dalam segala aspek.
      Maka jika saat ini masih ada seseorang yang menempati ruang hatiku, aku tak berani benar-benar meyakini dan berharap penuh padanya. Aku tak tau apakah dia adalah seseorang yang baik, sebaik apa yang kusangkakan padanya, sehingga aku tak yakin penuh dengan segala harapanku. Jika memang sesuai perasangkaanku, aku memohon pada Allah agar aku pantas untuknya dan memang tercipta untuknya. Sekarang dengan pengetahuanku yang dangkal aku hanya bisa senantiasa memperbaiki diri ini menuju hamba yang lebih baik. Jika aku adalah seorang wanita yang baik (shalihah) pasti aku akan bersanding dengan laki-laki terbaik, laki-laki yang shalih.
      Jika aku menjaga diri dan kehormatanku, maka jodohku kelak adalah seseorang yang juga menjaga dirinya serta kehormatannya. Terlepas dari apakah dia nanti jodohku atau bukan, aku selalu berharap dia juga senantiasa dalam dekapan hidayahnya. Hingga suatu saat nanti Allah menjawab misteri kehidupan kami ( apakah kami bersama atau tidak ) mungkin mulutku tak akan pernah berhenti melantunkan doa-doa untuknya. Sesungguhnya kadang-kadang aku malu meminta pada Allah tentang dia (karena aku tau harapanku adalah sesuatu yang salah). Namun Allah, Dia Mahatau apapun yang terlisan atau tersirat dari hamba-hamba-Nya. Allah Mahatau apa yang ku harapkan dan Dia tau apa yang terbaik untukku. Dia tak akan membebankan cobaan diluar batas kekuatanku. 
Aku yakin itu.


Wulan di Kota Bekasi      
Read More..

Meski Kau Masih yang Terasing dan Asing

Aku tidak bisa melupakannya...
Aku terlanjur sayang padanya...
Aku tidak bisa hidup tanpanya..
Aku...

Kalimat semacam ini yang membuat lemah hati dan perasaan. Bila mencintai terlalu mencintai hingga tak rela kehilangan. Berlebihan dan hanya dialah satu-satunya. Apakah memang harus begitu?
Kalau sebatas doa tidak ada persoalan. Tapi kalau sudah merasa bahwa dia adalah hidup dan mati kita, itu namanya berlebihan ƪ(° ̯˚ ʃ). Menunggu sebuah kepastian janji yang sudah dilisankan. Padahal, bisa jadi yang berjanji sudah lupa. 
  • kita cuma hamba yang tidak bisa apa-apa kecuali berusaha.
  • belajarlah untuk mencintai seseorang secara proporsional. tidak terlalu dalam dan juga tidak terlalu meremehkan.
  • mencintai karna ada kebaikan padanya, bukan karena ketampanan fisiknya.
  • janganlah kita terlalu bangga dengan banyak bercerita soal pasangan kita.
  • ketika sebuah janji tidak ditepati, hubungan terputus dan terhenti, jangan terlalu cemas dengan kondisi itu. meski sakit dihati, tetap akan ada hikmah besar dibalik itu semua.
  • jangan stres dan jangan depresi.
    pertama, bisa jadi dia bukan orang yang baik. sehingga Allah tidak berkenan mempersatukan kamu dengan dia.
    kedua, bisa jadi dia memang sosok yang akan meghancurkan cita-cita kamu kedepan. sehingga Allah tak mengabulkan doa-doa yang kamu panjatkan.
    ketiga, bisa jadi ada seseorang yang lebih layak menemani hidupmu.
    keempat, bisa jadi kegagalan ini untuk mendidik kamu yang selalu merasa bisa mengatasi hidup. agar kamu sadar, bahwa sehebat apapun kamu hanya manusia biasa.
    kelima, kegagalan ini bisa jadi sapaan dari Allah untuk kamu agar selalu bersyukur dengan apa yang sudah ada dalam hidupmu. 
Kalimat HARUS, PASTI BISA, TIDAK BOLEH GAGAL, tertancap kuat direlung-relung hati kita. setegar apapun kepribadian kita, tetap saja kita butuh sandaran. Bersandarlah kepada Allah yang Maha Luar Biasa :) Maka urusan-urusan hati dan kekalahan cinta akan bisa kita kalahkan.

Allah maha tau setiap air mata yang menetes, Allah juga maha tau akan setiap hati yang tersayat, jiwa yang terpuruk jatuh dan hati yang tertunduk lemah. Allah pulalah yang akan menyembuhkan luka kita. Dengan kasih sayang-Nya, Allah akan memeluk doa-doaku dan doamu, mengabulkan pintamu dan pintaku. Biarkan hatimu lega dengan menyampaikan deritamu pada-Nya. Tumpahkanlah rasa yang mengganjal, tertekan dan tercekik keadaan.

Kesalaha-kesalahan yang sudah kita buat, kebingungan-kebingungan yang sudah terjadi, gelap dan pekat hati yang sudah kita rasakan, lepaskanlah semua rasa itu dan tumpahkanlah di sepertiga malam yang sepi dan gelap.
Read More..

Selasa, 29 Oktober 2013

curhat

udah lama ga buka blog niihh,,
mau coba posting lagi ahh :)
Read More..

Sabtu, 20 April 2013

Bahagia itu ...

Bahagia itu sederhana, kata kebanyakan orang.
Yah, mungkin, begitu sederhana.
Ketika engkau bisa tersenyum disela tangismu, disela marahmu, bahagia itu kau rasa.
Ketika melihat seorang tersenyum, kau pun bahagia.
Ketika termenung, dan seorang menyapamu dengan senyum, kau pun bahagia.
Ketika engkau masih terbangun pagi ini dan melihat matahari, kau merasa bahagia.
Yah, bahagia itu sederhana, ketika kau bisa mengembangkan senyum dalam situasi apapun yang kau rasakan.
Begitu Agungnya Sang Pengatur rasa, hingga dalam duka, amarah, Dia menyisipkan senyum diantaranya.
Walau kadang kita makhluk-Nya, tak bisa membedakan batas suka dan duka, karena begitu tipisnya batas itu.
Bahagia itu ternyata sederhana.
TUHAN, terima kasih.
#catatan kecil tuk yang bersedih
Read More..

Jumat, 15 Maret 2013

Aku mencintamu bahkan lebih besar dari yang kau tahu.”kata matahari.
“ Meskipun aku adalah hujan?”
“Ya,meskipun kau adalah hujan dan sudah ada air yang diciptakan oleh Tuhan untuk melengkapimu.”
“Apa kau masih mencintaiku meski ada air yang tak mungkin terpisah dariku?”
“Jika mencintaimu adalah suatu kesalahan maka aku rela dihukum seberat apapun. Bahkan air tidak bisa menahanku untuk tetap mencintaimu sekarang atau seribu tahun yang kan datang.
Bukankah aku selalu memberimu sesuatu yang tak bisa diberikan oleh air? Aku selalu memberimu pelangi dan membiarkan diriku tenggelam dalam abu-abu kumolonimbus hanya untuk melihatmu menari dengan air.”matahari tersenyum,”kau tahu sakitnya aku? Tapi aku akan selalu mampu menahan sakit hanya untuk mencintaimu.”
Read More..
 

catatan ku :) Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review