pada airmata kutitipkan perasaan memilikimu yg sangat,
hingga pada akhirnya itu mengering menyisakan lebam memerah di muka,
pun pada sesak yang masih juga tertinggal bahkan setelah dua-tiga minggu
aku berusaha kuat,
yang anehnya masih juga kudapat saat pertama membuka pagi pukul lima,
mengingat, aku tidak lagi menangis malam-malam sebelum terlelap,
lalu dari mana sesak itu berasal?
sebegitu menyedihkan kah aku bahkan tidurpun aku menangisimu?
di mimpi pun aku masih mencarimu?
harusnya semua mudah,
seperti katakata sakti yang selalu kudengungkan pada sahabat,
'sakitlah sekarang daripada besokbesok dan seterusnya'
ingin tertawa rasanya,
kata-kata itu berbalik menikam,
dan rasa itu hanya ingin ku gengggam erat lalu kutancapkan dalam-dalam ke dada,
biar saja mati rasa,
dan bodohnya aku baru sadar, ini tidak semudah yang kubayangkan,

free music at divine-music.info
About Me
- Wulan Tri Astuti
- perempuan sederhana yang memiliki banyak keinginan :). tetap menjadi diri sendiri.
About This Blog
dalam setiap keindahan, akan ada mata yang slalu memandang.
dalam setiap kebenaran, slalu ada telinga yang mendengar.
dalam setiap kasih, slalu ada hati yang menerima.
dalam setiap ketulusan, slalu ada kebahagiaan :D
dalam setiap kebenaran, slalu ada telinga yang mendengar.
dalam setiap kasih, slalu ada hati yang menerima.
dalam setiap ketulusan, slalu ada kebahagiaan :D
Blog Archive
Labels
- Artikel (1)
- cuhatanku (5)
- Puisi (2)
- renungan (4)
- sharing ilmu (1)
Popular Posts
-
Pada hujan sore ini kubercerita, bahwa cinta itu tidak ada. Cinta pada manusia hanya perasaan takut kecewa. Cinta pada manusia...
-
Aku mencintamu bahkan lebih besar dari yang kau tahu.”kata matahari. “ Meskipun aku adalah hujan?” “Ya,meskipun kau adalah hujan dan sudah...
-
Teruntuk seseorang yang pernah ku sakiti... Teruntuk seseorang yang pernah kecewa dengan tingkahku selama ini, Untuk dia terus berdiam dir...
-
udah lama ga buka blog niihh,, mau coba posting lagi ahh :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Home
Tidak ada komentar:
Posting Komentar